Monday, November 16, 2009

SKABIES

download tulisan lengkap


Defenisi

Skabies adalah penyakit kulit menular yang bersifat zoonosis dan disebabkan oleh infestasi dan sensitisasi terhadap Sarcoptes scabiei var. hominis dan produknya. Skabies ini merupakan penyakit yang umumnya menyerang orang yang tinggalnya secara berkelompok dan pada orang yang tinggal di daerah yang sanitasinya rendah. (1- 5)
Transmisi dari penyakit ini adalah kontak antarkulit orang ke orang. Skabies paling banyak diderita oleh anak-anak dan dewasa muda. Akan tetapi skabies juga dapat menyerang segala jenis kelompok umur. (2,4-6 )

Etiologi
Penyebab skabies pada manusia adalah Sarcoptes scabiei var hominis. Tungau ini tergolong parasit obligat yang menyerang epidermis pada stratum korneum. Secara morfologik merupakan tungau kecil, berbentuk oval, punggungnya cembung dan bagian perutnya rata. Tungau ini translusen, berwarna putih kotor, dan tidak bermata. Pada kulit manusia, tungau ini bertahan hidup dengan memperoleh makanan dari jaringan kulit, bukan dari darah manusia.
Siklus hidup tungau sebagai berikut. Setelah kopulasi ( perkawinan) yang terjadi di atas kulit, yang jantan akan mati, kadang-kadang masih dapat hidup beberapa hari dalam terowongan yang digali oleh betina. Tungau betina yang telah dibuahi menggali terowongan dalam stratum korneum sambil meletakkan telurnya dalam bentuk kelompok, yaitu dua-dua atau empat-empat butir sehari sampai mencapai jumlah 40 atau 50. Bentuk betina yang dibuahi ini dapat hidup sebulan lamanya. Telur akan menetas biasanya dalam waktu 3-5 hari dan menjadi larva yang mempunyai 3 pasang kaki. Larva ini dapat tinggal dalam terowongan pada stratum korneum, tetapi dapat juga keluar untuk membuat saluran-saluran lateral dan bersembunyi di dalam folikel rambut. Setelah 2-3 hari larva akan berganti kulit dan menjadi nimfa yang mempunyai 2 bentuk, jantan dan betina, dengan 4 pasang kaki. Seluruh siklus hidupnya ,mulai dari telur sampai bentuk dewasa memerlukan waktu antara 8-12 hari. (1,4,7)

Patogenesis
Kelainan kulit pada skabies terjadi karena dibentuknya terowongan oleh tungau betina pada stratum korneum dan stratum malphigi yang akan diikuti dengan reaksi imun berupa hipersensitivitas tipe lambat. Kelainan kulit dapat disebabkan tidak hanya oleh tungau skabies, tetapi juga oleh penderita sendiri akibat garukan. Gatal yang terjadi disebabkan oleh sensitisasi terhadap sekret dan ekskret tungau yang memerlukan waktu kira-kira sebulan setelah infestasi. Pada saat itu kelainan kulit yang timbul berupa papul, vesikel, atau urtika. Dengan garukan dapat timbul erosi, ekskoriasi, krusta, dan infeksi sekunder. (1,5)

download tulisan lengkapnya di sini


No comments: