
Penelitian yang dipublikasikan dipimpin oleh dr. Todd Anderson dan koleganya di empat pusat di Kanada menemukan bahwa disfungsi endotel ( dinding pembuluh darah ) dapat memprediksi siapa yang beresiko mengalami penyakit jantung koroner. Dengan mengidentifikasi petanda baru ini , dokter dapat memberikan intervensi awal untuk mencegah progresifitas penyakit jantung.