Friday, February 20, 2009

Otomikosis

A. PENDAHULUAN

Otomikosis adalah infeksi jamur superfisial atau sub akut pada kanalis auditorius externus. Jamur yang bertanggung jawab pada keadaan klinis ini ditemukan sebagai saprofit terhadap lingkungan. Jamur biasanya menginvasi secara sekunder pada jaringan luka yang pertama kali disebabkan oleh infeksi bakteri, cedera fisik atau penimbunan serumen yang berlebihan di kanalis auditorius externus.1,2,3,4

Otomikosis dapat diklasifikasikan menjadi otomikosis primer dan sekunder. Otomikosis primer biasanya terjadi pada keadaan lembab saat atmosfir mengandung kelembapan yang tinggi. Kelembapan yang tinggi ini membuat kulit liang telinga luar membengkak dan berair. Hal ini menjadi predisposisi infeksi jamur. Otomikosis sekunder terjadi sebagai immunocompromised seseorang dan pada orang yang mengalami OMSK. Pasien dengan OMSK biasanya menggunakan tetes telinga antibiotik spektrum luas. Tetes telinga ini tidak hanya membunuh patogen tetapi juga komensal alami yang menyebabkan infeksi jamur sekunder.4

Jamur dapat sebagai penyebab utama dari suatu infeksi primer, tetapi biasanya juga disertai dengan infeksi bakteri kronik yang berasal dari kanalis eksterna ataupun telinga tengah. Otomikosis sekunder dapat terjadi jika penyebab infeksi primer tidak diatasi. Semua jamur dapat berkembang pada lingkungan yang suasananya lembab, hangat dan gelap. Dari ketiga faktor tersebut suasana lembab merupakan faktor predisposisi yang mempercepat pertumbuhan jamur.3

Jamur yang paling sering menyebabkan otomikosis merupakan spesies Aspergillus dan Candida, meskipun jamur yang lain juga dapat ditemukan. Aspergillus merupakan jamur yang berspora yang membentuk hifa. Aspergillus flavus, Aspergillus niger dan Aspergillus fumigatus merupakan 3 spesies yang paling sering ditemukan. Jamur-jamur ini berbentuk spora yang berwarna kuning, hitam/coklat dan abu-abu. Candida merupakan jamur dimorfik. Dapat terlihat sebagai bentuk pseudohifa dan sebagai jamur berbentuk kuncup.2,4,5,6

Faktor predisposisi dari otomikosis termasuk infeksi kronik pada telinga, penggunaan tetes telinga, steroid, berenang (lembab merupakan faktor predisposisi dari infeksi jamur), adanya infeksi jamur pada bagian tubuh lainnya seperti dermatomikosis atau vaginitis, gangguan fungsi imunitas, malnutrisi, perubahan hormonal dalam tubuh dapat memicu timbulnya infeksi seperti pada menstruasi ataupun pada wanita hamil.1

Untuk request memperoleh file lengkap, silakan email ke sini. Anda akan dikirimkan alamat file


3 comments:

ucie said...

hi..thx bwt info-nya..tapi sy boleh minta file lengkap-nya...saya butuh bhn otomycosis...tapi yg tersedia di internet gak mencukupi...
gmn sy bs complete-download file oto mycosisnya??n sy jg prlu dlm wktu deket ini...
thx b4...

Arif Ginz said...

pak bro, password documentnya apa.. saya perlu bgt ni bahan untuk Laporan Pendahuluan saya

Arif Ginz said...

pak bro, password document otomikosisnya apa? saya perlu bgt bahan ini untuk membuat laporan pendahuluan saya.. terimakasih